(Fanfict) Monster Layang-Layang [Bom Story pt. 2]

578750_469351056417533_1731161606_n

Tittle : Monster layang-layang

Author : erita mingkki

Cast : bom, top, seungri, gd,  minzy and other

Genre : melankolis romance

Dedicated for allien shiper

 

Review Part 1

Namja itu berlalu meninggalkan Bom, dan kemudian dengan sekejap dia berbalik

Namja : heeiii jam istirahat nanti kau akan kembali ke atap kan?

Bom : ahh ne^^ aku akan kesana

Namja : baiklaah aku akan menunggumu disana

 

Namja itu pergi menjauh dari Bom

 

Bom : kembali?? Ap maksudnya dengan kembali? Apa selama ini dia tahu kalau aku sering kesana

Bom : awww bibirkuu, ahhh kenapa ini sakit sekalii, bahkan aku sama sekali tak menikmati ciuman darinya, jahaaat >__

 

 

 

PART 2

 

Sebenarnya namja misterius itu adalah Top. Selama 3 tahun dia telah menyukai BOM, Tapi dia tak pernah berani mengungkapkan perasaannya pada Bom, karena dia takut bom akan menolaknya.

 

TOP POV

“Haahhh kurang ajar, berani2nya dia mencium bomie dengan kasar, seungri kau sama sekali tak tahu di untung, aaaaaa >_

Aku ingin sekali menghajarnya, mematahkan semua tulang rusuknya”

 

Akhirnya proses belajar mengajar pun dimulai, Seungri, Top dan Bom kembali ke kelas masing-masing. Seperti biasa Seungri merupakan namja paling terkenal di sekolah dan sangat diminati oleh kalangan yeoja, setiap yeoja pasti akan curi-curi kesempatan untuk memandangnya, tapi sikapnya selalu cuek dan dingin, dia tak akan mempedulikan yeoja lain, yang di hatinya Cuma Bom. Begitupun Bom semua namja pasti akan jatuh hati padanya, banyak yeoja2 yang syirik dengannya, ada yang berteman hanya untuk kecipratan popularitas bom, dan banyak juga yang membencinya, hanya satu orang yang benar2 sahabatnya yaitu Minzy. Lalu bagaimana dengan namja misterius itu? Dia hanyalah namja biasa, yang spesial darinya adalah dia seorang juara umum di sekolah.

 

======Jam Istirahat=========

BOM POV

Apa namja itu akan ke atap?? Ahhhh kenapa aku mempedulikannya,, lebih baik aku ke kantin dulu.

 

Di Kantin

Bom : bu,, aku boleh minta bongkahan es kecilnya

Pelayan : bentar ya neng

 

Sesaat kemudian

Pelayan : ini neng Bom

Bom : waah gomawo bu ^^

 

Aku kemudian duduk di sebuah kursi, aku mengeluarkan kotak bedak bercermin dari saku, aku memandangi wajahku.

“Huaaa ternyata aku memang jelek, jerawat dan sekarang bibir ku bengkak, besok apalagi yang akan terjadi :(“

 

Aku mengambil es itu dan meletakkan es itu ke bibirku, ahhh es ini mengecut bibirku, apa benar bisa membuat bengkaknya berkurang.

 

Tiba2 seungri lewat di sekitar kantin, aku berharap dia duduk bersamaku, aku berdiri dan memanggilnya

“Op”

Tak sempat aku memanggilnya oppa, aku teringat akan ciumannya tadi pagi, aku rasa dia masih marah padaku😦

Tapi semua orang sekarang malah melihat ke arahku karena aku berdiri dengan tergesa-gesa, semua orang terheran2 melihat tingkahku.

Tanpa pikir panjang aku langsung menyanyikan sebuah lagi dari Psy Oppa Gangnam Style

“Op Op Op Op Oppaa Gangnam Style he he he he he”

Aku tertawa dengan bodoh ke semua orang, dan yang lain juga tertawa aneh ke arahku, apa mereka senang atau sedang meledekku?

 

Lalu seungri ternyata juga melihat ke arahku, ahhh  mukanya seram lagi,mata pandanya itu benar2 menakutkan, pasti skrg dia berkata “kau memalukan”, ahhhh bahkan dia sama sekali tak menghampiriku, dia langsung pergi dari hadapanku.

 

Oke baiklaah, kau pergi saja, aku akan pergi ke atap bersamanya.. kau pasti akan menyesal. Namja Baboo

 

Aku memberanikan diriku ke atap, dan ternyata benar dia sedang menungguku.

 

Bom : heeei kau (sahut Bom)

Top : heeeii, apa tadi kau berpikir panjang dulu untuk kesini

 

Aku terkejut, kenapa dia tahu..

Top : jangan diam saja, kesinilah duduk bersamaku

Dia mengajakku du2k di tepi atap gedung, rasanya kemarin aku juga seperti ini dengan seungri, tapi akulah yang mengajak seungri duduk di sebelahku.

Bom : apa kau tak takut jatuh?

Top : kenapa takut, asalkan kita du2k dengan tenang, bahkan angin yang besar pun tak akan menggoyahkan kita

Bom : aku juga tak takut (Kataku dengan sombong)

Top : kau lihatlah ke atas

Aku mendongak ke atas, dan ternyata banyak layang-layang di atas mataku.

Bom : cantiiiik !!!!

Top : tentu saja, apa kau suka layang-layang?

Bom : yaah aku suka melihatnya, tapi aku tak tahu bagaimana cara memainkannya

Top : kalau kau mau, aku bisa mengajarimu

Top memutar badannya ke arah Bom, dan Melihat Bom sedang menggigit bibirnya.

Top : kenapa kau menggigitnya?

Bom : ahhh bukan apa2, aku hanya iseng

Top : apa masih sakit?

Bom : sedikit

Top : sebenarnya apa yang dia lakukan?

Bom : emm.. dia? Dia siapa maksudmu?

Top : sudahlaah, aku tahu kalau dia menciummu pagi ini

Bom : ohhh seungri ku

Top : apa kau benar2 menyukai pria seperti itu?

Bom : tentu saja, dia adalah belahan jiwaku (Jawab Bom polos)

Top tanpa sadar lalu menyentuh bibir Bom, tapi Bom tak menolaknya, Top memberikan tatapan yang tulus pada bom, sekarang mereka berdua bertatapan sangat lekat dengan posisi tangan Top yang menyentuh bibir Bom.

 

Aku berkata dalam hati “Ahhhhh namja ini menyentuh bibirku?? Omo rasanya sakit dibibirku hilang”

 

Top : dia menciummu atau menggigitmu??

Bom : dia melakukan ke dua nya (Jawabku seperti orang yang sedang terhinoptis)

Top : kenapa kau tak melawan saat itu?

Bom : dia bisa saja menggigit ku lebih keras

Top : dia benar2 namja yang jahat

 

Aku mengangguk, mataku tak bisa lepas dari namja itu, aku seperti sedang terhipnotos olehnya, bahkan entah kenapa tanganku menjadi tergerak untuk memegang tangannya yang saat ini sedang menyentuh bibirku, aku berharap dia adalah seungri.

 

Seungri : Heiiiii kauuuuuuuuuuuuu

Seungri berteriak dengan keras mengejutkanku, namja itu langsung melepaskan tangannya dari bibirku, ahhh darah ku berdesir, aku takut akan terjadi perkelahian disini.. Omo  seungri mendekat ke arah kami, aku tak bisa memprediksi apa tindakannya, dia bahkan lebih menakutkan hari ini, matanya memancarkan api >__

 

Bom : chagi-yaa,,chagi-ya ini bukan apa2

Seungri sama sekali tak mendengarkanku, dia menatap Namja itu dengan sinis.

Seungri : siapa kau?

Top : bukan siapa2

Seungri : lalu kenapa kau menyentuhnyaa ha??

Top : karena aku mau,, kenapa apa ada masalah denganmu?

Seungri menarik kerah baju nama itu ke atas, aku tak menyangka dia akan semarah ini

Bom : chagi-yaa ,, mianhe kumohon jangan begini

Aku mengehentikan Seungri, tapi…….

Seungri : kau harusnya jangan menyentuh yeoja milik orang lain

 

Aaaaaa Seungri ku mendorongnya ke belakang dengan kuat, Namja itu jatuh dari atap dengan ketinggian 15 kaki.

 

TOP POV

“Aaaaaaa aku jatuuh,, tak kusangka aku harus mati di usia belasan, bahkan aku belum mengatakan padanya bahwa aku mencintainya, Tuhan.. kumohon jika aku mati, ku mohon agar dia mendapatkan namja yang baik, dan jika aku hidup kumohon selamatkan tulang2ku, aku tak mau hidup menderita dengan tubuh cacat”

 

TOP POV END

 

Waktu serasa lambat berlalu saat dia terjatuh dari atap, gaya gravitasi 10m/s pun tak membuat tubuhnya jatuh cepat ke bawah.

 

BOM POV

Aku melihat ke bawah, memastikan dia mati atau hidup tapi seungri langsung memelukku dengan cepat. Wajahku jatuh tepat di dadanya, dia memelukku erat, aku merasakan detak jantungnya yang berpacu cepat, aku tahu saat ini pasti dia sedang ketakutan.

Seungri : chagi-ya seseorang bisa saja melihat ke atas, jangan menoleh ke bawah, semua orang akan mencurigai kitaa

Dia memelukku semakin erat. Ke dua tangannya memeluk rapat tubuhku.

Bom : apa kau takut?

Seungri : yaa… aku takuuut TT—TT

Bom : aku akan ada memegang tanganmu, kau tak usah takut.

 

BruuuUUUuuuukkk………….

Suara orang jatuh akhirnya terdengar dengan jelas.

 

Seungri : Kajjjaaaa,,

Seungri membawa ku lari dengan cepat, dia memegang tanganku erat, apa dia berpikir untuk melarikan diri? Aku tak bisa menebak apa yang dia pikirkan, tapi yang aku tahu sekarang dia sedang sangat panik. Aku terseret2 ketika berlari dengannya, tapi dia tetap saja tak menuruni kecepatannya saat berlari. Aku tak tega melihatnya begini, ya tuhan ku mohon namja itu selamat, aku tak mau seungi-ku masuk penjara >__

 

Ternyata dia membawaku ke luar, ke tempat namja itu terjatuh, sekarang semua orang mengerubungi namja itu tapi tak ada satupun yang menolong.

 

BOM POV END

 

Seungri : hyaaaaa, apa yang kalian lakukan.. Minggir

Seungri menerobos kerumunan, dia melihat namja itu tak sadarkan diri. Tapi tak ada luka yang begitu parah di kepalanya. “Dia mati atau hidup” seungri berkata dalam hatinya yang penuh rasa bersalah.

Seungri : bagaimana dia jatuh tadi?? (Tanya seungri kepada orang2 yang melihat top jatuh)

Siswa 1: kami sedang olahraga, dan dia jatuh dari atas, sebelum mendarat di tanah, dia lebih dulu mengahantam matras itu

 

Seungri lalu mengangkat tubuh Top dengan segera dia membawa Top ke UKS Sekolah.

Seungri: bomie kau ikut aku atau tidak?

Bom : ne aku akan mengikutimu

 

BOM POV

“Awalnya ku kira dia akan melarikan diri, aku terharu dengan sikapnya itu, oh tuhan semoga namja itu baik2 saja, jangan sampai aku dan seungri ada dalam masalah”

BOM POV END

 

Author Pov

Saat top jatuh, sebenarnya ada tumpukkan matras tebal dengan tinggi 0,5 meter yang digunakan oleh siswa untuk berolahraga, makanya tadi suaranya keras bgd, syukurlaah nyawa top kali ini selamat.

 

==================

Di UKS, Seungri membaringkan Top dan meminta beberapa siswa PMR untuk memeriksanya.

 

Seungri lalu keluar, dan Bom mengikutinya.

Bom : oppa,, kenapa kau pergi?

Seungri : aku sudah membawanya kesini, jadi sudah impas, aku tak perlu lagi merasa bersalah

Bom : oppa, kau harus minta maaf padanya

Seungri : chagi-ya aku tak mau melakukannya

Bom : ayolaaahh chagi-ya kau harus minta maaf (Desak Bom)

Bom menyeret Seungri kembali ke ruang UKS, tapi dengan kasar Seungri membuang tangan Bom.

Seungri : kau dengar aku tidak?? Aku tak mau melakukannya (teriak Seungri pada Bom)

Bom : mianhee

Seungri : aku tak mau kau bersama nya lagi, ayoo pergii

Bom : oppaa, aku tak ada hubungan dengannya,sungguh

Seungri : awas kalo kau berani2 lagi berduaan dengannya (ancam Seungri dengan mata melotot)

Bom : oppa, kau menyayangi ku kan?

Seungri : tentu saja, kau adalah segalanya bagikuu

Bom : hahah aku senang sekali mendengarnya, kau tak marah lagi dengan jerawat ku kan?

Seungri : aku masih marah, ahhh sudahlaah jangan banyak tanya lagi, aku sesak nafas, pergi dari sini

Bom : ne oppa kajjaa

 

BOM POV

Ahhhh aku harus bagaimana, seungri oppa melarangku bertemu dia.. kasihan sekali namja itu,, apa tulangnya ada yang patah >__

Ahhhh jgn sampai tulang seungri oppa ku patah olehnya, aku harus minta maaf padanya

 

====Di kelas Bom====

Seungri : chagi-ya masuklaah ke kelasmu, nanti sepulang sekolah aku akan mengantarmu

Bom : ne oppa!!!

 

Aku masuk ke dalam kelas, tapi diam2 setelah dia menghilang, aku pergi ke ruang UKS

 

=====Di UKS======

Bom : bagaimana ini, banyak guru2 yang sedang melihatnyaa. Lebih baik aku tunggu sebentar,, ah tidak!! aku mau ke kantin dulu, rasanya minta maaf itu harus memberi sesuatu

 

Bom pergi ke kantin, dan membeli beberapa kue

Bom : dia suka apa?? hmmm, ini aja deh (Bom mengambil sebuah roti rasa nanas, dan sebotol coca cola),, semoga dia sukaa

 

====Back To UKS=====

BOM POV

Bom : horee guru2 itu sudah tak ada,,

Aku berjalan masuk ke UKS, sesekali aku melihat ke kiri dan ke kanan, memastikan suengri tak mengintaiku. Aku masuk dan melihatnya terbaring, kasihaaan!!! Semua ini terjadi gara2 aku, aku merasa bersalah padanya

Bom : apa dia baik2 saja?? (tanya ku pada seorang siswa yang sudah merawat namja itu)

Siswa : dia baik2 saja, dia hanya shock jadi dia pingsan

Bom : apa tulangnya ada yang patah?

Siswa : tidak adaa,, dia benar2 beruntung

Bom : ahhh sykurlaah

 

Aku lalu du2k di sebuah kursi yang berada tepat di sebelah ranjangnya. Aku memandangi namja itu.

Bom : heii kau?? (aku menusuk nusuk pipinya dengan jari telunjuk Tapi dia tidak bangun)

Bom : heii kau?? Ini aku bom (aku kembali menusuk pipinya dengan telunjukku)

Dan tiba2 dia menahan tanganku. Aku kaget

Top : gomawo karena kau ada disini

Bom : hehe, aku harus minta maaf

Top : kau tak salah apa2, jangan minta maaf

Bom : tapi kau benar baik2 saja kan?

Top : aku juga tak percaya ini, saat itu aku kira aku akan mati

Bom : mian,, kumohon kau jangan membalasnya

 

Top memeperlihatkan ekspresi tidak senang dalam hatinya dia berkata “Kenapa.. kenapa kau selalu memikirkan dia, bahkan dia sudah menyakitimu, tapi kau tetap mencintainya, Bomie-ya, sekali saja jangan menyebut dia di depanku, aku muak dengan namja itu”

 

Top : ahh, kau pasti sangat mencintainya

Bom : ne^^ karena itu aku kesini mewakilinyaa

 

Top tambah sedih, dia mengaharapkan Bom datang padanya bukan karena seungri tapi karena memang dia ingin menjenguknya.

 

Top : disini yang menjadi korbannya adalah aku, apa kau tak mengkhawatirkanku? Kenapa kau begitu mengkhawatirkannya

Bom : dia adalah namja chinguku, tentu saja aku mengkhawatirkannya, tapi aku juga khawatir padamu, sungguh

 

Top tertawa dengan terpaksa, dia sudah melihat bom berusaha mengiburnya, walau tetap ada embel2  seungri di depannya.

 

Top : apa yang kau bawa itu untukku? (tunjuk Top pada makanan yang dibawa Bom)

Bom : ahh ne^^ anggap saja sebagai permintaan maafku, mianhe kapan2 aku akan mentraktirmu

Top : itu sudah cukup, aku lapar

Bom : ini, kau makanlaah (Bom memberikan roti dan minuman itu pada Top)

Top : aku tak mau menerimanya.

Bom : wae?? Aku membelikan ini dengan tulus

Top : aku tahu,, tapi aku hanya akan memakannya jika kau yang menyuapiku

 

Bom bingung sekarang

Bom POV “aahhh kenapa namja ini manja sekali,, bagaimana kalo seungri marah padaku >__

oppa seungri aku melakukan ini supaya dia memaafkanmu, kumohon kau jangan salah paham”

 

Bom : kau manja sekali,, baiklaaah

 

Bom mencubit roti itu, dan menyuapi Top

Top : enaak ^^

Bom : sungguh?? Heheh kau harus makan yang banyak supaya cepat sembuh

Top : aku baik2 saja, suapi aku lebih banyak lagi

Bom : ohh oke oke

 

Top mengunyah roti itu, jelas sekali dia tersenyum karena senang, Bom juga tak mau mengecewakan namja itu, sebaik mungkin dia menyuapi Top.

 

Top : aku haus

Bom : ahh ne (Bom juga memberikan cola itu pada Top, dia memegangi botolnya, dan Top menyeduhnya, intinya minum juga disuapin hahha)

 

Top : gomawo-yo

Bom : hehe, hari ini aku seperti perawat lol

Top : aku ingin dirawat terus olehmuu

Bom : ahh kau ngomong apa?? (Bom menutup bibir Top)

Bom : jangan macam2, kalau seungri tahu, dia bisa ngamuk lagi

 

Top POV

“Baru saja aku merasa senang bersamamu, tapi sekali lagi kau menyebut namanya, tak bisakah sekali saja seungri lenyap dari pikiranmu, kenapa kau begitu menyukai laki2 seperti dia” Top mengeluh dalam hatinya

 

Top : Aku akan membunuhnyaa…. (ancam Top)

Bom : hyaaa kaaaau (Bom meninggikan nada suaranya)

 

Bom : aku pergi, aku sudah minta maaf. Jangan berbicara atau menemuiku lagi.

Bom pergi meninggalkan namja itu, dia kesal karena namja itu mengancam akan membunuh seungri, padahal Top hanya bercanda.

 

Top tak menyangka kalau reaksi Bom akan seperti itu, sekarang dia menyadari ternyata Bom benar2 mencintai Seungri, bahkan dia sudah dibutakan oleh Seungri.

 

============Seungri & Min Ah di kelas=========

Saat itu belum ada guru yang masuk, sepertinya guru mata pelajaran pada jam itu tidak akan mengajar.

Min Ah : haiii opppaa (Goda Min Ah pada Seungri)

Seungri : ada apa jangan menggangguku (Seungri memasang earphone di telinganya dan bertingkah sangat Cool)

Min Ah : heiiii, apa dari dulu kau selalu begini?

Seungri tak menjawab ucapan yeoja itu, meski sebenarnya dia tak mendengar musik apa2 dari earphonenya, tapi dia tetap berlaku cuek mengihiraukan yeoja itu.

Seungri menutup matanya seolah dia sedang menikmati musik. Tapi yeoja itu dengan beraninya melepas earphone itu dari telinga seungri

 

Min Ah : oppa, aku sedang berbicara padamu

Seungri : heeiii kaauu (melotot), siapa yang meminta mu berbicara padaku ha?? Sana menjauhlah dariku

Min Ah : oppaa, kenapa kau kejam sekali

Seungri : aku tak peduli

 

Seungri ingin memasang earphone itu kembali ke telinganya, tapi dengan sekejap juga Min Ah menahan tangan Seungri.

Seungri : wae? Kau mau apa ha? Aku muak melihatmu disini

Min Ah : kenapa kau seperti ini, aku ini temand sekelasmu

Seungri : kau bukan siapa2, jadi pergilaaah

Min Ah : oppaa, kali ini dengarkanlah aku… aku mengkhawatirkan Bom

Seungri : apa maksudmu? Kau jangan sok baik

Min Ah : hyaaa,, otakmu ini terbuat dari apa sih, ga bisa ya sekali saja ngomong itu yang tenang

Seungri : baiklaah, kenapa kau mengkhawatirkan yeoja chingu ku? (Jawab Seungri dengan nada yang tenang tapi seolah meledek)

Min Ah : jerawatnya nambah lagi kan?

Seungri : iaaaa (jawab Seungri ketus)

Min Ah : Tahdaaaaaaaaaaa (Min Ah mengeluarkan kotak kosmetik yang isinya berupa cream wajah)

Seungri : apa ini??

Min Ah : ini adalah resep rahasia ku selama ini

Seungri : rahasia?

Min Ah : ne^^ aku memakai ini setiap malam jadi karena itu aku tak pernah jerawatan

Seungri : lalu maksudmu memberikan ini apa?

Min Ah : ini untukmu (Min Ah tersenyum pada Seungri)

Seungri : aku tak membutuhkannya, kau kira aku jerawatan

Min Ah : haaaahh -__-“ kau bodoh sekali!! maksudku, kau berikan ini pada yeoja chingu mu

Seungri : ohhh.. tapi aku tak mau , kau bawa pulang saja (kata Seungri acuh tak acuh)

Min Ah : Aku taruh di atas meja ya, mana tau kau berubah pikiran

 

Min Ah lalu keluar dari kelas, karena memang guru yang mengajar tab bisa masuk ke kelas.

Seungri : apa benar, ini bisa membuat jerawatnya hilaaang???

 

=========Sepulang Sekolah============

Seungri yang awalnya ragu, Malah mengambil obat itu dan menaruhnya di dalam saku.

Seungri ke kelas Bom untuk mengantarnya pulang, Seungri melambaikan tangannya ke arah Bom, dan Bom mengikutinya.

Bom : oppaaa gomawo hari ini mau mengantarku

Seungri : ayoooo naik

 

Top yang melihat mereka dari kejauhan merasa sangat cemburu “Apa suatu saat nanti aku juga bisa mengantarmu? Aku ingin sekali kau duduk di belakangku dan memeluk pinggangku”

 

 

=====Di Rumah Bom=====

Bom turun, dan Seungri membukakan helmya, Seungri menatap Bom, seungri melihat jerawat di wajah Bom dan melihat bibir Bom yang masih sedikit bengkak.

Seungri : maafkan sikapku pagi ini, untuk bibirmu, mianhe chagi-ya

Bom : yaah ^^ gapapa chagi-yaaa

Seungri : Hmmm… apa jerawat itu akan hilang besok?

Bom : aku tak tahuuu (Bom menggigit bibirnya)

 

Seungri lalu mengeluarkan Obat tadi dari sakunya.

Seungri : obat ini bisa membuat jerawat mu mati

Bom : hhaaa??? Jeongmal oppa?

Seungri : ne,, pakailaah malam ini,besok pagi aku hanya ingin melihat wajahmu yang cantik

Bom : aku akan memakainya oppa, apapun akan kulakukan untukmu

Seungri : gomawo chagi-yaa,,

 

Seungri : masuklaaah,, jangan lupa bersihkan badanmu, setelah itu sarapan, dan jangan terlalu lama di depan komputer, radiasinya tidak bagus untuk wajah

Bom : yessiir^^

Seungri : hahhaa kau lucu sekalii

 

Seungri : oppa pergi chagi-yaa

Bom : ne, hati2 oppaaaa

 

Seungri menghidupkan mesin motornya, dan mulai meingggalkan rumah Bom. Bom masuk ke dalam rumah dia berlari2 kecil sambil melompat karena senang

 

“Horeee… Horeee seungri oppa tidak marah… Horeee Horeee muaaach”

–TBC–

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: